Time Out
Hitachi Hentikan Produksi Televisi di Jepang
2012-01-26 11:46:00
Hitachi memindahkan produksi televisi ke luar negeri sejak 2009.(foto:ap)
Perusahaan elektronik Jepang Hitachi mengatakan akan menghentikan produksi pesawat televisi di Jepang terhitung mulai September 2012.
Pengumuman ini disampaikan juru bicara Hitachi, Sayori Nishno, hari Senin (23/1) di saat perang harga berbagai perusahaan elektronik memangkas pendapatan.
Produksi televisi Hitachi dikerjakan beberapa perusahaan di luar negeri sejak 2009.
Bagi perusahaan-perusahaan Jepang, naiknya nilai tukar yen membuat ekspor mereka di pasar dunia menjadi kurang kompetitif.
Selain itu tingginya nilai yen juga membuat penerimaan dari pasar asing makin berkurang.
Pekan lalu Moody menurunkan peringkat perusahaan elektronik Sony dan Panasonic, antara lain karena berkurangnya pendapatan dari divisi televisi.
Produsen televisi di seluruh dunia terkena dampak dari persaingan yang makin ketat dan terus menurunnya keuntungan sementara pada saat yang sama konsumen enggan membeli unit televisi mahal.
Agustus tahun lalu Hitachi, Sony, dan Toshiba menggabungkan unit LCD mereka, yang pada praktiknya mendirikan perusahaan televisi/monitor ukuran kecil dan menengah terbesar di dunia.
Perusahaan ini akan menerima 90% dana operasional atau sekitar US£2,6 miliar dari pemerintah Jepang.
Dengan bekerja sama, penguasaan pasar mereka menjadi lebih dari 20%, melampaui pesaing mereka dari Korea Selatan, Samsung.
sumber : bbc
Pengumuman ini disampaikan juru bicara Hitachi, Sayori Nishno, hari Senin (23/1) di saat perang harga berbagai perusahaan elektronik memangkas pendapatan.
Produksi televisi Hitachi dikerjakan beberapa perusahaan di luar negeri sejak 2009.
Bagi perusahaan-perusahaan Jepang, naiknya nilai tukar yen membuat ekspor mereka di pasar dunia menjadi kurang kompetitif.
Selain itu tingginya nilai yen juga membuat penerimaan dari pasar asing makin berkurang.
Pekan lalu Moody menurunkan peringkat perusahaan elektronik Sony dan Panasonic, antara lain karena berkurangnya pendapatan dari divisi televisi.
Produsen televisi di seluruh dunia terkena dampak dari persaingan yang makin ketat dan terus menurunnya keuntungan sementara pada saat yang sama konsumen enggan membeli unit televisi mahal.
Agustus tahun lalu Hitachi, Sony, dan Toshiba menggabungkan unit LCD mereka, yang pada praktiknya mendirikan perusahaan televisi/monitor ukuran kecil dan menengah terbesar di dunia.
Perusahaan ini akan menerima 90% dana operasional atau sekitar US£2,6 miliar dari pemerintah Jepang.
Dengan bekerja sama, penguasaan pasar mereka menjadi lebih dari 20%, melampaui pesaing mereka dari Korea Selatan, Samsung.
sumber : bbc
Time Out
- Hari ini Bumi Rasakan Efek Badai Matahari
- Seorang Anak Dikurung di Toilet Selama 10 Tahun oleh Ayahnya
- Video Musik 'Dara' Milik Ariel Peterpan Diunduh Lebih Dari 40 ribu
- Aksi Katy Perry Panaskan Ribuan Penggemarnya di Sentul
- Guru Jujur Laporkan Trilyunan Rupiah di Rekeningnya
- Pos Indonesia Luncurkan Perangko Naga Air
- Penggemar akan Dirikan Museum Rhoma Irama
- Duta Wisata , KRI Dewaruci Keliling Dunia
- Andrea Hirata Tekankan Riset Bagi Penulis Pemula
- Film Seri Mandela Sedang Disiapkan
NEWS UPDATE
- Gunung Salak dan Pesawat Terbang
- Polda Undang Semua Cagub dan Cawagub
- Polisi akan Bubarkan Konser Lady Gaga
- Tidak Ditahan Meski Sudah Divonis 2 Tahun Penjara
- Konser Lady Gaga Tak Dapat Rekomendasi Polda Metro Jaya
- Oknum Polisi Nyaris Serang Terdakwa
- Anggun Akan Tampil di Eurovision Song Contest 2012
- Kotak Hitam Sukhoi Masih Dicari
- Manchester City Juara Liga Inggris
- Posko Evakuasi Dipindahkan



