Time Out
Guru Jujur Laporkan Trilyunan Rupiah di Rekeningnya
2012-01-19 14:34:00
Parijat Saha tak menyangka tabungannya berisi uang triliunan rupiah.
Seorang guru di India kaget bukan kepalang saat memeriksa buku rekening banknya lewat internet.
Parijat Saha, nama guru itu, awalnya memperkirakan jumlah tabungannya paling banyak hanya US$ 200 atau sekitar Rp 1,8 juta.
Namun apa yang dilihat Saha membuatnya sangat kaget karena di dalam rekeningnya tertera angka US$ 9,8 miliar atau hampir mencapai Rp 90 triliun.
"Minggu malam, saya memeriksa tabungan saya melaui internet. Saya hanya berharap jumlah uang tak lebih dari US$ 200," kata Saha yang tinggal di kota Balurghat kepada BBC.
Karena tidak percaya maka Saha kembali mengecek rekeningnya di mesin ATM terdekat. Hasilnya, sama saja. Saha kini adalah seorang miliarder.
Tetapi Saha adalah seorang yang jujur, maka diapun menelepon State Bank of India (SBI) untuk melaporkan keanehan ini.
"Saya menelepon kenalan saya di bank dan bercanda, mungkin bank sedang kelebihan uang sehingga uangnya mengalir ke rekening saya," ujarnya.
Gaji Saha sebagai guru di Negara Bagian Bengali Barat adalah US$700 atau sekitar Rp6,3 juta.
Sehingga tak berlebihan jika Saha terkejut melihat rekeningnya yang memuat jumlah yang hampir sama dengan anggaran pendidikan India sebesar US11,5 miliar setahun.
Dibersihkan
Sayangnya, pejabat bank yang memiliki motto 'Perbankan aman bersama SBI' tak ada yang bersedia mengomentari insiden ini.
Namun sejumlah sumber mengatakan bank sudah 'membersihkan' uang itu dan uang itu tak akan bisa ditarik meskipun Saha menginginkannya.
Manajer SBI cabang Balurghat, Subhashis Karmakar menolak menjelaskan sumber uang itu atau mengapa uang itu bisa masuk ke rekening Saha.
"Saya secara khusus diminta untuk tidak berkomentar," katanya kepada BBC.
Kantor regional SBI di Kalkuta dan kantor nasional di Mumbai sudah mendapatkan laporan masalah ini dan sedang mempelajari mengapa insiden itu bisa terjadi.
Untunglah kekacauan ini tak merugikan pak guru Saha. Dia akhirnya bisa mengambil uang US$200 miliknya.
"Meski saya sudah menerima uang saya, rekening itu masih berisi uang miliaran dolar dan dinyatakan sebagai rekening tidak jelas. Entah sampai kapan saya harus menyimpan uang itu," ujar Saha.
sumber : bbc
Parijat Saha, nama guru itu, awalnya memperkirakan jumlah tabungannya paling banyak hanya US$ 200 atau sekitar Rp 1,8 juta.
Namun apa yang dilihat Saha membuatnya sangat kaget karena di dalam rekeningnya tertera angka US$ 9,8 miliar atau hampir mencapai Rp 90 triliun.
"Minggu malam, saya memeriksa tabungan saya melaui internet. Saya hanya berharap jumlah uang tak lebih dari US$ 200," kata Saha yang tinggal di kota Balurghat kepada BBC.
Karena tidak percaya maka Saha kembali mengecek rekeningnya di mesin ATM terdekat. Hasilnya, sama saja. Saha kini adalah seorang miliarder.
Tetapi Saha adalah seorang yang jujur, maka diapun menelepon State Bank of India (SBI) untuk melaporkan keanehan ini.
"Saya menelepon kenalan saya di bank dan bercanda, mungkin bank sedang kelebihan uang sehingga uangnya mengalir ke rekening saya," ujarnya.
Gaji Saha sebagai guru di Negara Bagian Bengali Barat adalah US$700 atau sekitar Rp6,3 juta.
Sehingga tak berlebihan jika Saha terkejut melihat rekeningnya yang memuat jumlah yang hampir sama dengan anggaran pendidikan India sebesar US11,5 miliar setahun.
Dibersihkan
Sayangnya, pejabat bank yang memiliki motto 'Perbankan aman bersama SBI' tak ada yang bersedia mengomentari insiden ini.
Namun sejumlah sumber mengatakan bank sudah 'membersihkan' uang itu dan uang itu tak akan bisa ditarik meskipun Saha menginginkannya.
Manajer SBI cabang Balurghat, Subhashis Karmakar menolak menjelaskan sumber uang itu atau mengapa uang itu bisa masuk ke rekening Saha.
"Saya secara khusus diminta untuk tidak berkomentar," katanya kepada BBC.
Kantor regional SBI di Kalkuta dan kantor nasional di Mumbai sudah mendapatkan laporan masalah ini dan sedang mempelajari mengapa insiden itu bisa terjadi.
Untunglah kekacauan ini tak merugikan pak guru Saha. Dia akhirnya bisa mengambil uang US$200 miliknya.
"Meski saya sudah menerima uang saya, rekening itu masih berisi uang miliaran dolar dan dinyatakan sebagai rekening tidak jelas. Entah sampai kapan saya harus menyimpan uang itu," ujar Saha.
sumber : bbc
Time Out
- Pos Indonesia Luncurkan Perangko Naga Air
- Penggemar akan Dirikan Museum Rhoma Irama
- Duta Wisata , KRI Dewaruci Keliling Dunia
- Andrea Hirata Tekankan Riset Bagi Penulis Pemula
- Film Seri Mandela Sedang Disiapkan
- Tim 7 Summit Indonesia Capai Puncak Gunung Vinson Massif
- Kehidupan Jenderal Soedirman Difilmkan
- Pengusaha Jepang Beli Seekor Ikan Tuna Seharga Rp 6,7 Miliar
- Wagub Jatim Sebut Lan Fang Sebagai Sosok Inspiratif
- Gemerlap Kembang Api Sambut 2012 di Seluruh Dunia
NEWS UPDATE
- Gunung Salak dan Pesawat Terbang
- Polda Undang Semua Cagub dan Cawagub
- Polisi akan Bubarkan Konser Lady Gaga
- Tidak Ditahan Meski Sudah Divonis 2 Tahun Penjara
- Konser Lady Gaga Tak Dapat Rekomendasi Polda Metro Jaya
- Oknum Polisi Nyaris Serang Terdakwa
- Anggun Akan Tampil di Eurovision Song Contest 2012
- Kotak Hitam Sukhoi Masih Dicari
- Manchester City Juara Liga Inggris
- Posko Evakuasi Dipindahkan



