Olahraga
Indonesia Raih Emas Pertama di Nomor Cano Cabang Dayung
2011-11-11 13:54:04
Indonesia Raih Emas Pertama di Nomor Cano Cabang Dayung
Upacara pembukaan SEA Games belum saja digelar, namun Indonesia telah merebut medali emas pertama dari cabang Cano yang dipertandingkan di Situ Cipulen, Kerawang, Jawa Bart, Jumat (11/11).
Medali Emas dipersembahkan oleh Eka Oktarorianus di nomor cano 1000 C1 . Medali perak diraih Myanmar dan perunggu Vietnam.
Medali emas kedua seharusnya bisa diraih di nomor Kayak K1, namun Muchlis hanya mendapat medali perunggu, padahal sudah memimpin 500 meter. Medali emas di nomor ini diraih Thailand dan perak oleh Singapura.
Masih tersisa tiga nomor, yakni 1000 K2, 1000 C2, dan 1000 K4. Eka akan turun lagi di nomor K2 bersama Anwar Tarra. K2 merupakan nomor andalan Indonesia
Cabang dayung ditargetkan menyumbang 15 emas dari 36 nomor yang dilombakan, dan akan berlangsung hingga 21 November.
Dan Eka menyumbangkan medali emas kedua untuk Indonesia, kali ini bersama rekannya, Anwar Tarra, pada lomba Kano nomor 1000m C2 Man Final.
- Presiden SBY Resmikan Jakabaring Sport City
- SBY Saksikan Gladi Bersih Pembukaan SEA Games di Palembang
- Jelang Pembukaan SEA Games,Presiden SBY ke Palembang
- Tiket Pembukaan SEA Games Tinggal 3000 Lembar
- Ratusan Offisial dan Atlet SEA Games Lakukan Registrasi
- Amankan SEA Games, Penembak Jitu Disebar
- Jelang Pembukaan SEA Games, Stadion Jakabaring Steril
- Indonesia Pesta Gol Lawan Kamboja, 6-0
- Liverpool Diminta Kontrak Pemain Asia
- SBY: SEA Games Harus Sukses Penyelenggaraan dan Prestasi
- Kementerian ESDM Sosialisaikan Kenaikan BBM Lewat SMS
- Jelang Kenaikan Harga Pertamina Jamin Stok BBM Aman
- Presiden Tunggu Laporan Tim Sosialisai Sebelum Naikkan Harga BBM
- Polisi Tahan Tanker Angkut Solar Ilegal
- Presiden Sudah Tandatangani APBN-P 2013
- Menkeu:BLSM Dicairkan per Dua Bulan Mulai Juli
- BLSM Akan Dibagi Secara Bertahap
- Pengumuman Kenaikan Harga BBM Tunggu Proses Administrasi
- Wapres Boediono: BLSM Tak Terkait Kepentingan Parpol
- Kemenkeu Bantah Ada Pembayaran Rp38 Triliun ke IMF


