Kamis, 20 Juni 2013

Nasional

Dahlan Iskan : 70 Persen BUMN Menyuap agar Dapat Proyek

2012-06-15 12:05:00

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Dahlan Iskan, mengatakan pernah melakukan survei kecil-kecilan tentang rumor yang mengatakan bahwa pejabat BUMN sering menggunakan cara-cara tidak fair untuk mendapatkan proyek. Survey itu dilakukan Dahlan dalam pertemuan khusus dengan para pimpinan BUMN.

Hasilnya, ungkap Dahlan, sekitar 70 persen proyek yang dikerjakan BUMN didapat menggunakan permainan kotor.

"Ada yang mengatakan bahwa tanpa permainan itu hanya 30 persen. Selebihnya lewat permainan," kata Dahlan yang berbicara dalam diskusi bertajuk "Peran dan Komitemn BUMN/BUMD Dalam Memerangi Praktek Bisnis Koruptif" di gedung KPK, Jakarta, Senin.

Menurut Dahlan, para pejabat BUMN khawatir apabila mereka berusaha dengan cara bersi, sementara para pemilik proyek tidak bersih, mereka tidak akan mendapatkan proyek.

Dahlan mengakui selama ini BUMN yang paling rawan dengan perilaku curang adalah BUMN yang bergerak di bidang kontraktor. Di bidang ini, kata Dahlan, BUMN kesulitan untuk mendapatkan proyek. Maka dari itu, BUMN kontraktor itu cenderung untuk melakukan berbagai cara untuk mendapatkan proyek.

Dahlan mengatakan saat ini dirinya sedang meracik cara bagaimana BUMN kontraktor bisa mendapatkan proyek tapi tanpa melalui kegiatan yang koruptif.

"Sehingga saya lagi cari jalan keluar, tanpa nyogok tetap dapat proyek," kata Dahlan.

Selain itu, Dahlan juga mengatakan prilaku koruptif bukan cuma berasal dari BUMN. Pemilik proyek pun ikut berperan serta dalam praktek suap pemenangan tender.

Hal itu, kata Dahlan bisa terjadi karena pemilik proyek menjalankan tender dengan tidak adil.

"BUMN ini yang cari proyek, bukan pemilik. Sehingga pemilik ini bisa jalankan tender fair dan bersih sehingga nggak perlu ada kekhawatiran tanpa nyogok, nggak bisa menang. BUMN berharap semua proyek ditenderkan dengan fair," kata Dahlan. (dwie)