Minggu, 20 Mei 2012
Broadcast Journalism Training

Nasional

Tujuh Tewas Akibat Puting Beliung di Sejumlah Daerah

2012-01-26 15:31:00

Angin puting beliung yang terjadi dalam beberapa hari belakangan ini di sejumlah daerah di Indonesia menyebabkan tujuh orang meninggal dunia, 51 orang terluka dan lebih dari 1000 rumah rusak parah.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho dalam rilis yang diterima Jakcity.com, kamis (26/1) menyebutkan angin puting beliung itu terjadi di 23 kabupaten-kota pada Rabu (25/1).

Korban meninggal disebabkan terkena pohon roboh berjumlah terjadi di Jakarta Selatan (sopir bajaj), Purbalingga, Wonosobo dan di Bali.

Posko BNPB mencatat 23 kabupaten/kota diterjang puting beliung pada hari Rabu (25/1) diantaranya di Jakarta Selatan, Kepulauan Seribu, Bekasi, Sukabumi, Indramayu, Magelang, Semarang, Sleman, Wonosobo, Purbalingga, Banjarnegara, Ponorogo, Ngawi, Magetan, Situbondo, Kediri, Blitar, Malang, Bangkalan, Sumenep, dan Bali.

Kerusakan rumah terbanyak terjadi di Kepulauan Seribu ang mencapai 499 unit rumah rusak.

Masifnya puting beliung dan angin kencang yang terjadi kemarin dipengaruhi oleh siklon tropis IGGY yang berada di Samudera Hindia di selatan Bali dan Nusa Tenggara.

Berdasarkan prediksi BMKG, siklon tropis IGGY ini memberikan dampak berupa angin dengan kecepatan lebih dari 36 km/jam dan gelombang dengan ketinggian 4-6 meter di beberapa perairan Indonesia.

Upaya penanganan terhadap korban sudah dilakukan oleh BPBD provinsi dan BPBD kabupaten-kota. BPBD Jakarta telah mengirimkan bantuan ke Pulau Kelapa dan Pulau Harapan.

Sebanyak 20 personil dari BPBD, SAR dan Dinas Sosial telah berangkat kemarin dengan menggunakan kapal membawa logistik bantuan BNPB. Dengan menggunakan 2 kapal lain bantuan tiang listrik, kabel, lampu dan obat-obatan telah diberangkatkan.

Pendataan kerusakan putting beliung dan bantuan kepada masyarakat masih terus dilakukan oleh BPBD dibantu dinas lainnya dan TNI/Polri. Masyarakat dihimbau untuk terus meningkatkan kewaspadaannya mengingat potensi puting beliung masih dapat terjadi di berbagai wilayah. (gru)