Minggu, 20 Mei 2012
Broadcast Journalism Training

Nasional

Pengemis Serbu Jemaat Vihara, Pembagian Angpao Ricuh

2012-01-23 14:34:00

Hari Raya Imlek, rupanya bukan hanya disambut suka cita oleh masyarakat Etnis Tionghoa.

Namun datangnya Imlek tahun 2563, berarti juga rejeki bagi pedagang perlengkapan sembahyang yang muncul secara musiman.

Tak ketinggalan juga pengemis musiman yang jumlahnya membludak dari biasanya.

Sayangnya, keberadaan pengemis inipun kerap menimbulkan kericuhan, akibat ulah mereka yang nekad menyerbu jemaat vihara untuk mendapatkan rejeki yang biasa disebut angpao.

Berdasarkan pantauan Jakcity.com , seperti di Vihara Setia Budi di kawasan Jalan Irian Barat. Sejak sepekan terakhir, pedagang musiman tersebut terlihat menghiasi areal vihara, mulai dari jalan masuk hingga ke dalam komplek vihara.

Umumnya, para jemaat vihara yang akan melaksanakan ritual ibadah, namun enggan disibukkan dengan melengkapi kebutuhan ibadah di dalam vihara atau kelenteng, menjadi konsumen mereka.

Selain pedagang yang menuai rejeki lebih, para pengemis yang muncul secara musiman juga tidak mau ketinggalan.

Di musim imlek ini, jumlah mereka pun melonjak tajam hingga lebih 5 kali lipat dari biasanya. Bahkan mereka rela menginap di komplek vihara ini sejak 2 hari lalu.

Keberadaan mereka pun kerap membuat kegiatan ibadah terganggu. Selain membuat arus lalu lalang kendaraan jemaat vihara terganggu, ulah mereka juga kerap menimbulkan kericuhan.

Apalagi mereka nekad menyerbu jemaat vihara yang beritikad baik akan memberikan rejeki di tahun naga air ini.

Tak ayal, desak-desakan pun tak terelakkan. Situasi inipun sempat membuat repot satpam vihara dan aparat kepolisian yang melakukan pengamanan vihara.

Mereka pun akhirnya mengevakuasi jemaat vihara untuk menghindari serbuan pengemis. (yud)