Nasional
Unjukrasa di PTPN Medan Ricuh
2012-01-19 23:27:00
Demo mahasiswa di depan kantor PTPN Medan (foto : yudistira)
Rencana konversi areal perkebunan teh menjadi perkebunan sawit di Kabupaten Simalungun oleh PT Perkebunan Nusantara 4 terus menuai protes.
Kamis (19/01), ratusan mahasiswa menggelar aksi unjukrasa mengecam rencana konversi yang dinilai akan sangat merugikan masyarakat sekitar.
Pantauan Jakcity.com , mengawali aksi protesnya, massa pengunjukrasa dari Himpunan Pemuda dan Mahasiswa Simalungun ini, menggelar mimbar bebas di depan kantor PTPN IV di Jalan Soeprapto, Medan.
Sambil mengusung berbagai spanduk dan poster berisi kecaman terhadap rencana konversi, secara tegas pengunjukrasa juga menyatakan rencana itu hanya akan berdampak pada kerusakan ekosistem tanah dan daerah aliran sungai di sekitar kawasan Sidamanik, Kabupaten Simalungun.
Bahkan mereka mendesak PTPN IV angkat kaki dari bumi Simalungun bila tuntutan mereka tidak terealisasi.
Aksi sempat memanas saat massa yang menggelar aksi teatrikal dengan mengecat badan mereka, mulai menggoyang-goyang pagar kantor sambil berusaha menyerang pengawal kantor.
Situasi kian memanas saat upaya mereka untuk bisa masuk ke dalam kantor menemui direksi PTPN IV gagal.
Setelah terjadi negosiasi panjang, pihak PTPN IV pun akhirnya bersedia menemui perwakilan massa. Dalam pertemuan itu disepakati PTPN IV akan meninjau ulang rencana konversi yang terus menuai kecaman.
(yud)
Kamis (19/01), ratusan mahasiswa menggelar aksi unjukrasa mengecam rencana konversi yang dinilai akan sangat merugikan masyarakat sekitar.
Pantauan Jakcity.com , mengawali aksi protesnya, massa pengunjukrasa dari Himpunan Pemuda dan Mahasiswa Simalungun ini, menggelar mimbar bebas di depan kantor PTPN IV di Jalan Soeprapto, Medan.
Sambil mengusung berbagai spanduk dan poster berisi kecaman terhadap rencana konversi, secara tegas pengunjukrasa juga menyatakan rencana itu hanya akan berdampak pada kerusakan ekosistem tanah dan daerah aliran sungai di sekitar kawasan Sidamanik, Kabupaten Simalungun.
Bahkan mereka mendesak PTPN IV angkat kaki dari bumi Simalungun bila tuntutan mereka tidak terealisasi.
Aksi sempat memanas saat massa yang menggelar aksi teatrikal dengan mengecat badan mereka, mulai menggoyang-goyang pagar kantor sambil berusaha menyerang pengawal kantor.
Situasi kian memanas saat upaya mereka untuk bisa masuk ke dalam kantor menemui direksi PTPN IV gagal.
Setelah terjadi negosiasi panjang, pihak PTPN IV pun akhirnya bersedia menemui perwakilan massa. Dalam pertemuan itu disepakati PTPN IV akan meninjau ulang rencana konversi yang terus menuai kecaman.
(yud)
Nasional
- Sejumlah Tokoh Berkumpul Bahas Masalah Bangsa
- Mahfud : Posisi Wamen kacaukan jenjang karir
- Dahlan Iskan Bantah Terima " Fee"
- Malaysia Pulangkan Nelayan Indonesia
- Menhan Minta TNI Waspada Jelang Pilpres
- SBY: Masih Ada Anggota Polri yang Tidak Profesional
- Kalla : Selesaikan Konflik Internal Aceh dengan Dialog
- Polisi Sita 80 Kg Ganja Asal Aceh
- SBY Sampaikan Tujuh Capaian Polri
- Polri Selidiki Temuan TGPF Mesuji Soal Suap ke Polisi
NEWS UPDATE
- Gunung Salak dan Pesawat Terbang
- Polda Undang Semua Cagub dan Cawagub
- Polisi akan Bubarkan Konser Lady Gaga
- Tidak Ditahan Meski Sudah Divonis 2 Tahun Penjara
- Konser Lady Gaga Tak Dapat Rekomendasi Polda Metro Jaya
- Oknum Polisi Nyaris Serang Terdakwa
- Anggun Akan Tampil di Eurovision Song Contest 2012
- Kotak Hitam Sukhoi Masih Dicari
- Manchester City Juara Liga Inggris
- Posko Evakuasi Dipindahkan



