Minggu, 20 Mei 2012
Broadcast Journalism Training

Nasional

Malaysia Pulangkan Nelayan Indonesia

2012-01-19 00:24:00

Upaya pemerintah Indonesia untuk mengembalikan seluruh nelayan tradisional asal Deli Serdang, Sumatera Utara ke tanah air membuahkan hasil.

Pantauan jakcity.com di terminal kedatangan luar negeri , sejak Rabu pagi, orangtua kedua nelayan, Muhammad Idris alias Haris dan Ibrahim alias Ucil, sudah berada di Bandara Polonia menunggu kedatangan buah hati mereka, yang telah terpisah sejak 4 bulan lalu setelah ditangkap patroli Malaysia.

Suasana pun mendadak haru, saat kedua nelayan yang masih berusia 20 tahun itu, tiba di Medan pukul 11.00 WIB setelah diterbangkan dari Kuala Lumpur dengan pesawat Air Asia AK.

Kepada sejumlah wartawan, Ibrahim alias Ucil mengaku sangat bersyukur bisa kembali ke tanah air, setelah harus merasakan pengapnya sel Sei Petani, Malaysia. Namun ia mengaku perlakuan Polisi Diraja Malaysia yang mereka terima cukup manusiawi.

"Kami diperlakukan cukup baik. Makasi buat pihak KBRI dan pemerintah akhirnya kami bisa pulang," ucap Ibrahim terharu.

Himpunan Nelayan Seluruh Indonesoi (HNSI) Deli Serdang mengakui upaya maksimal pemerintahan Indonesia dalam melindungi para nelayan.

"Kita memang terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk pemulangan para nelayan kita yang ditangkap malaysia" ungkap Rahmadsyah, Ketua DPC HNSI Deli Serdang.

Selain itu, pihak HNSI bersama pemerintah melalui KBRI di Malaysia, saat ini juga tengah mengupayakan pemulangan 4 nelayan lainnya yang kini masih menjalani hukuman di penjara Kedah.

Sedangkan untuk mengantisipasi terulangnya peristiwa pelanggaran batas wilayah perairan, mereka terus mendesak pemerintah untuk menyosialisasikan hal tersebut kepada seluruh nelayan tradisional, yang umumnya minim sarana termasuk tidak tersedianya GPS.(yud)