Nasional
Presiden SBY :Birokrasi dan Korupsi Penghalang Ekonomi
2011-12-23 13:50:57
Presiden SBY :Birokrasi dan Korupsi Penghalang Ekonomi
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengakui kerumitan birokrasi dan korupsi menjadi pengnghambat pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Dalam pengantar pada rapat kerja pemerintah yang dihadiri Wakil Presiden Boediono, seluruh anggota Kabinet Indonesia Bersatu II, dan Gubernur Bank Indonesia di Istana Bogor, Jumat,(23/12).
Presiden Yudhoyono menyebut pula persoalan infrastruktu sebagai masalah lain menghambat perkembangan ekonomi Indonesia.
"Kalau dulu yang menjadi hambatan adalah situasi keamanan, dulu begitu, terutama awal krisis dulu atau pun tahun-tahun setelah krisis. Tetapi sekarang ternyata birokrasi yang dianggap menjadi penghalang, kedua infrastuktur, dan ketiga korupsi," tuturnya.
Yudhoyono mengatakan, birokrasi tidak hanya menghambat pusat, tetapi juga menyebar di banyak daerah.
"Birokrasi ini kompleks, tetapi tidak ada alasan apa pun untuk kita tidak sungguh-sungguh melakukan perubahan-perubahan yang fundamental," tegasnya.
Presiden menilai birokrasi yang menghambat tidak cukup diatasi dengan pemberian remunerasi yang telah dilakukan pemerintah di beberapa kementerian dan instansi negara.
"Yang kita lihat output-nya, berubah atau tidak,? ujarnya.
Presiden memperingatkan aparat pemerintah yang tidak mau memperbaiki diri dan menghalang-halangi upaya reformasi birokrasi akan menghadapi risiko diberhentikan dari jabatannya.
"Kalau memang sungguh menjadi penghalang mereka-mereka yang tidak mau dan tidak berubah harus kita ikhlaskan tidak bersama-sama menjalankan tugas karena mengganggu segalanya," katanya.
Presiden optimistis apabila masalah birokrasi, korupsi, dan infrastruktur dapat diatasi maka investasi akan meningkat, lalu mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi lagi.
Untuk masalah infrastruktur, Presiden mengatakan, para gubernur seluruh Indonesia telah sepakat untuk mengurangi belanja rutin guna dialihkan menjadi dana infrastruktur di daerah.
sumber : antara
foto : presidensby.info
- Tim Gabungan Pencari Fakta Kunjungi Petani Mesuji
- SBY Berharap Perempuan Ikut Majukan Ekonomi Akar Rumput
- Operasi Lilin Toba 2011, Jalur Timur dan Gereja Jadi Prioritas Utama
- Presiden SBY Hadiri Peringatan Hari Ibu
- 66 Jenazah Imigran Dievakuasi di Banyuwangi
- Kapal Berpenumpang 100 Orang Tenggelam di Perairan Maluku Tenggara Barat
- Basarnas Temukan 51 Mayat Korban Kapal Imigran yang Tenggelam
- BNPT Simulasi Penanganan Paska Ledakan Bom
- Presiden SBY Lantik 26 Duta Besar, Nurfaizi Dubes Mesir
- Pesawat Sriwijaya Tergelincir, Lima Penumpang Terluka
- Panglima TNI Tutup Latgab 2013
- DPRD DKI Interpelasi Jokowi
- Farhat Abas Jadi Tersangka
- Perkiraan Susunan Pemain Bayern vs Dortmund
- Rusia Diguncang Gempa 8,2 Skala Richter
- Agus Marto Fokus Jaga Inflasi Rendah dan Stabil
- Agus Martowardojo Resmi Jadi Gubernur BI
- 99,48 Persen Peserta UN SMA/MA Dinyatakan Lulus
- Presiden Perintahkan Temuan Situs Gunung Padang Segera Ditindaklanjuti
- Akun AP Di"hacked", Pasar Keuangan AS Geger


