Minggu, 20 Mei 2012
Broadcast Journalism Training

Nasional

Usai Jalani Penyiksaan dan Tahanan, 11 Nelayan Indonesia

2011-12-17 18:52:36

Setelah menjalani massa tahanan di penjara Malaysia, sebanyak 11 orang nelayan asal Sumatera Utara, Jumat petang (16/12), kembali dipulangkan ke tanah air.

Kembalinya para nelayan inipun membuka tabir bagaimana perlakuan kasar pemerintah negeri jiran terhadap mereka. Bukan hanya tidak diberi makan secara layak dan kerap dianiaya, bahkan pada saat pertandingan final sepak bola antara Indonesia melawan Malaysia beberapa waktu lalu di ajang Sea Games, mereka malah menjadi sasaran pengancaman.

Pantauan Jakcity di terminal kedatangan luar negeri Bandara Polonia Medan, dengan menumpang pesawat Air Asia QZ 8073, sekitar pukul 17.00 wib petang tadi, kesebelas nelayan asal Deli Serdang dan Langkat tersebut, akhirnya tiba.

Meski akhirnya mereka bisa kembali ke tanah air dengan selamat, namun terlihat jelas pilu mendalam di raut wajah para nelayan, yang kembali menghirup udara bebas usai menjalani masa hukuman penjara selama berbulan-bulan di malaysia.

Suasana haru sempat mewarnai kepulangan para nelayan ini, saat bisa kembali bertemu dengan keluarga mereka yang datang menjemput di bandara. isak tangis suka cita pun menyambut kedatangan para nelayan yang sempat tidak diketahui nasibnya ini selama di dalam tahanan.

Terkait pemulangan para nelayan ini, pihak Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) yang melakukan penjemputan mengaku, seluruh nelayan yang dipulangkan ini telah menjalani hukuman di penjara sejak bulan Oktober 2011 lalu.

Sebelumnya, mereka harus menjalani hukuman kurungan  setelah tertangkap polisi diraja Malaysia karena dinilai telah memasuki wilayah perairan negeri jiran tersebut. “Memang mereka tidak bisa disalahkan juga, karena memang perlengkapan para nelayan tradisional ini sangat minim dan mereka memang kurang memahami membaca peta lokasi, termasuk batas wilayah kita dengan malaysia, jadi terkadang mereka berlayar ataupun ada yang terbawa ombak sampai ke perairan Malaysia, lalu tertangkaplah” ungkap Nugroho Aji, Direktur Penanganan Pelanggaran KKP

Sementara itu,  meski akhirnya bisa kembali ke tanah air, namun para nelayan mengaku tak bisa melupakan kisah sedih yang mereka hadapi selama dalam masa kurungan.

Seperti yang diungkapkan Indra Syahputra Sipayung. Menurutnya, selain tidak mendapat makan secara layak, mereka juga harus menjalani hukuman penyiksaan pihak imigrasi setempat. “Bahkan saat final sepak bola antara indonesia melawan malaysia di ajang sea games beberapa waktu lalu, kami diancam, mereka bilang kalau menang Malaysia, baru bisalah kalian hidup enak” ucap Indra menirukan ucapan pihak imigrasi.

Selain ke 11 nelayan ini, berdasarkan catatan pihak KKP, saat ini terdapat 6 nelayan lainnya yang masih menjalani masa hukuman penjara. Sementara, ke 11 nelayan tersebut langsung dikembalikan kepada keluarga masing-masing. (yud)