Minggu, 20 Mei 2012
Broadcast Journalism Training

Nasional

Presiden Anugerahkan Satyalancana Kebaktian Sosial Bagi Pendonor Darah Seratus Kali

2011-12-13 18:21:13

Melalui surat Keputusan Presiden No.9/TK/ 2011, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menganugerahkan Satyalancana Kebaktian Sosial kepada 19 orang yang mewakili 1.329 individu yang telah mendonorkan darahnya minimal seratus kali. Pemberian tanda kehormatan ini dilakukan di Jakarta Convention Center (JCC), Selasa (13/12) .

Dalam sambutannya, Presiden SBY menyampaikan terima kasih kepada para pendonor dan Palang Merah Indonesia (PMI).

"Terima kasih atas kesukarelaan, rasa kemanusiaan, dan kesetiakawanan saudara-saudara yang tinggi. Semoga apa yang saudara lakukan menjadi suri tauladan bagi yang lain," kata Presiden SBY.

Dalam kesempatan ini, Presiden berjanji akan memberikan bantuan kepada PMI untuk usaha kemanusiaannya.

"Saya akan membantu untuk membeli telur, mie instan, dan vitamin untuk donor darah nanti. Ada 1 miliar akan saya serahkan kepada bapak nanti," ujar Presiden SBY kepada Ketua Umum PMI M Jusuf Kalla.

Sebelumnya, Jusuf Kalla menjelaskan, donor darah seratus kali setara dengan 30 liter, atau enam kali volume darah orang dewasa.

"Hari inilah penghargaan yang tertinggi, bukan materi tetapi pengakuan kita bahwa mereka adalah pahlawan kemanusian yang telah memberikan sumbangsih kepada kita semuanya," katanya.

Dari 1.329 penerima Satyalancana Kebaktian Sosial, yang termuda adalah Etty Shinta, 40 tahun, dari Jawa Timur yang mendonorkan darahnya 114 kali. Ini berarti Etty telah menyumbang darah terus-menerus sejak berumur 17 tahun. Sedangkan yang tertua adalah Slamet Triyadi dari DKI Jakarta yang berumur di atas 70 tahun.

Daerah penyumbang darah terbanyak adalah Jawa Timur (595 pendonor), DKI Jakarta (228), dan Jawa Barat (202).