Sabtu, 25 Mei 2013

Nasional

Lima Menteri dan Kepala BIN akan Diganti

2011-10-17 20:49:42

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono diperkirakan akan mengganti lima menteri dan kepala BIN yang akan diumumkan Selasa (18/10) besok malam.

Hari Senin (17/10) ini  Presiden telah memanggil enam orang ke Kantor Presiden, Jakarta, Senin (17/10), untuk bergabung di jajaran Kabinet Indonesia Bersatu II. Adapun nama-nama yang dipanggil dan datang pada pukul 10.00 WIB tersebut yaitu Komandan Kodiklat TNI-AD Letjen Marciano Norman, Kepala BKPM Gita Wirjawan, Dirut PLN Dahlan Iskan, pengacara Amir Syamsudin, anggota Komisi I DPR Azwar Abubakar, dan anggota DPD DKI Jakarta Djan Faridz.

Dalam keterangan pers bersama usai bertemu dengan Presiden selama hampir 2,5 jam, Kepala BKPM Gita Wirjawan mengatakan bahwa Presiden memintanya menjadi calon Menteri Perdagangan menggantikan Mari Elka Pangestu. "Tadi dalam pertemuan saya diminta oleh Presiden untuk bertugas dan diberikan amanah sebagai calon Menteri Perdagangan. Dan, dengan senang hati saya terima tugas dan amanah yang diberikan tersebut," kata Gita.

Sementara itu, Amir Syamsudin menyatakan diminta untuk menjadi calon Menteri Hukum dan HAM menggantikan Patrialis Akbar. "Tapi masih ada satu tahapan sebelum secara resmi diumumkan. Esok, kami akan menjalani tes kesehatan. Jadi saya belum bisa optimis bahwa saya akan berlanjut," Amir menjelaskan.

Adapun Azwar Abubakar, mantan Plt Gubernur Nanggroe Aceh Darussalam, menjadi calon Menteri PAN dan Reformasi Birokrasi yang saat ini dijabat EE Mangindaan. Djan Faridz jadi calon Menteri Perumahan Rakyat menggantikan Suharso Monoarfa yang sudah mengundurkan diri. "Saya diberikan tugas oleh Presiden untuk melaksanakan tugas di Kementerian Perumahan Rakyat. Mudah-mudahan bisa lulus di tes kesehatan," ujar Djan.

Sedangkan Marciano Norman, mantan Komandan Paspampres, ditunjuk sebagai Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) yang masih dijabat Jenderal (Purn) Sutanto. "Beliau memberikan kepercayaan sebagai Kepala BIN. Saya mohon doa restunya dan dapat menjalankan tugas dengan baik," ujar mantan Pangdam V/Jaya tersebut.

Terakhir, Direktur PLN Dahlan Iskan diminta Presiden SBY menjadi calon Menteri BUMN menggantikan Mustafa Abubakar yang sekarang masih sakit dan dirawat di Singapura. "Saya ditugaskan menjadi calon Menteri BUMN kalau lulus tes kesehatan," ujar Dahlan.

Menurut Jubir Presiden Julian Aldrin Pasha, seluruh calon wakil menteri dan calon menteri ini akan menjalani tes kesehatan pada esok hari di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta.

foto:presidensby.info