Minggu, 20 Mei 2012
Broadcast Journalism Training

Nasional

Kasus Korupsi, Polisi Otopsi Jenazah Mantan Kadis PU Bima Marga

2011-10-16 11:39:23

Polda Sumatera Utara telah melakukan otopsi terhadap jenazah Gindo Hasibuan tersangka korupsi pengadaan alat berat senilai Rp 2,1 miliar pada tahun 2009. Namun hingga, Minggu (16/10) hasilnya belum diketahui.

Proses pemeriksaan terhadap jenazah Gindo Marganti Hasibuan,  dilakukan di Rumah Sakit Bhayangkara Medan. Di rumah sakit yang terletak di jalan Wahid Hasyim Medan ini terlihat, sejumlah aparat kepolisian turut hadir. Bahkan Wakapolda Sumatera Utara, Brigadir Jenderal Polisi Sahala Allagan, langsung membesuk tempat jenazah mantan Kepala Dinas Pu Bina Marga Kota Medan tersebut disemayamkan.

Sementara itu, untuk menjawab teka-teki kematian Gindo Marganti Hasibuan, pihak kepolisian akhirnya bersedia untuk melakukan otopsi terhadap jenazahnya.

Terkait hal ini, kepada sejumlah wartawan, Sahala Allagan memastikan, Gindo meninggal dunia akibat penyakit yang dideritanya. “Memang saat pertama kali kita periksa hingga kita tahan pada Selasa lalu ia dalam keadaan sehat namun dalam riwayat medisnya, almarhum merupakan penderita penyakit jantung, bahkan beberapa waktu lalu, jantunya sudah di by pass” tukas Sahala.

Usai dilakukan pemeriksaan awal, dengan menumpang ambulance Dokkes Polda Sumatera Utara, jenazah Gindo Marganti Hasibuan akhirnya dibawa ke Rumah Sakit Pirngadi Medan, untuk menjalani otopsi. Sementara hingga kini belum ada keterangan dari pihak keluarga terkait kematian Gindo.

Berdasarkan catatan, almarhum Gindo Maraganti Hasibuan, ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Mapolda Sumut, atas dugaan kasus korupsi pengadaan alat berat, pada tahun 2009/ saat tersangka menjabat sebagai Kepala Dinas PU Bina Marga Kota Medan, di bawah pimpinan pelaksana tugas Walikota  Medan, Rahudman Harahap yang saat ini menjabat sebagai Walikota defenitif.

Selain Gindo, polisi juga sudah menetapkan empat rekannya, masing-masing Sudirman, selaku kuasa pengguna anggaran, Edy Syahputra,  ketua panitia lelang, Sangkot Siregar, pejabat pelaksanan teknis kegiatan dan Yusrin Helmi Nasution, selaku sekretaris panitia lelang. (yud)

foto:yudistira