Nasional
SBY Kutuk Terorisme di Norwegia
2011-07-25 21:54:03
SBY Kutuk Terorisme di Norwegia
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyampaikan turut berduka dan mengutuk keras aksi terorisme yang terjadi di Norwegia beberapa hari lalu.
Pernyataan Presiden SBY ini disampaikan dalam keterangan pers di kantor Presiden,Senin (25/7)
"Ini sekaligus membuktikan bahwa aksi-aksi terosrisme dapat terjadi dimana saja, kapan saja, dan dilakukan oleh kelompok manapun, tidak terbebas dari agama, suku, bangsa, atau identitas yang lain ,terorisme adalah terorisme," kata Presiden
Hubungan bilateral Indonesia dan Norwegia amatlah dekat dan kuat. Kedua negara, ujar Presiden SBY, menjadi pelopor dan berinisiatif untuk melakukan kerja sama internasional dalam menyukseskan Millennium Development Goals (MGDs). "Utamanya tujuan nomor empat dan lima, yang berkaitan dengan kematian ibu pada saat melahirkan atau kematian anak di bawah umur lima tahun," SBY menambahkan.
Baik Norwegia maupun Indonesia berprakarsa agar tujuan tersebut akan tercapai jika disertai dengan kerjasama global yang efektif. Kedua negara juga memliki prakarsa bersama untuk melakukan Global Intermedia Dialogue yang pertama kali dilaksanakan di Bali dan terus berlangsung hingga saat ini.
"Prakarsa itu diambil oleh kedua negara, Indonesia dan Norwegia, menyusul terjadinya krisis akibat (pemuatan) karikatur Nabi Muhammad SAW. Indonesia dan Norwegia perlu berinisiatif untuk tidak justru meningkatkan konflik, kesalahpahaman, dan benturan, yang dipicu oleh pemberitaan media massa," Presien SBY menjelaskan.
Indonesia dan Norwegia, Presiden menambahkan, berpendapat yang sama bahwa harus menghormati agama berikut norma dan nilai-nilai yang dianutnya. Pada saat Indonesia menjadi tuan rumah konferensi PBB mengenai perubahan iklim, Norwegia juga mengambil peran yang menentukan dengan datangnya PM Norwegia Jens Stoltenberg ke Bali.
Seperti diketahui, pada Jumat (22/7) pekan lalu, Norwegia diguncang dua kali aksi terorisme. Yang pertama, bom meledak di ibu kota Oslo. Beberapa jam kemudian, menyusul penembakan terhadap sebuah perkemahan di Pulau Utoeya. Sementara ini pelaku teror diduga bermotifkan agama.(presidensby.info)
- Akun AP Di"hacked", Pasar Keuangan AS Geger
- Gara-gara Pemberitaan Jamsostek, Karyawan Di PHK
- Yuichiro, Lelaki Tertua di Dunia yang Mencapai Puncak Everest
- Panglima TNI Pimpin Sertijab KSAD ke Letjen TNI Moeldoko
- BBM Naik, Pemerintah Siapkan Dana Kompensasi Rp12,5 Triliun
- Pemerintah Usulkan Harga BBM Naik Mulai Juni
- Angklung Meriahkan HUT ke-57 AB Maroko di Kongo
- Jokowi : Rakyat butuh KJS, RS jangan coba menghambat
- Ibunda Darin Biasa Panggil Luthfi "Bos"
- Pemerintah Perluas Peta Terdampak Lumpur Lapindo


