Jumat, 24 Mei 2013

Nasional

"Gertakan Munarman Tak Bunyi"

2011-02-11 22:07:39

Staf Khusus Bidang Komunikasi Politik Daniel Sparringa menilai ancaman jurubicara Front Pembela Islam (FPI) Munarman hanya gertakan yang tidak mempunyai arti apa-apa. Gertakan itu dinilai tidak akan mempengaruhi sedikit pun pendirian pemerintah untuk melumpuhkan kekerasan dengan segala cara yang mungkin.

“Jangan coba-coba bertindak makar!. Kami punya instrumen hukum yang kuat,” kata Daniel melalui pesan pendek yang diterima Tempo, Jumat (11/2).

Sebelumnya, Munarman mengancam akan menggulingkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono jika FPI dibubarkan sebagai organisasi masyarakat. Jika rencana pembubaran organisasi masyarakat diteruskan, FPI akan membuat Yudhoyono bernasib sama seperti Presiden Tunisia Zine al Abidine Ben Ali yang akhirnya terguling.

Daniel mengingatkan, siapapun yang akan menggulingkan pemerintah yang sah akan berhadapan dengan negara. Seperti diketahui, negara mempunyai kekuatan, kekuasaan, dan kewenangan untuk menyingkirkan ancaman itu. “Jangan dorong kami ke arah sana (penggunaan kekuatan, kekuaasan, dan kewenangan), karena kami tidak ragu memakainya,” tandas Daniel.  | PITO AGUSTIN RUDIANA

sumber: tempointeraktif.com