Metropolitan
Sopir Xenia "Maut" Diduga Tidak Konsentrasi
2012-01-22 19:08:00
mobil " maut" yang menewaskan delapan orang. (foto:ntmc polri)
Pengendara Xenia "maut" bernomor registrasi B 2479 XI, Apriyani Susanti (29), diduga tidak berkonsentrasi dalam menyetir.
Kelalaian dia dalam mengendarai mobilnya berujung maut bagi delapan warga di Jalan M Ridwan Rais, Jakarta Pusat, pada Minggu (22/1), ditambah melukai secara serius lima orang pejalan kaki.
"Berdasarkan hasil sementara mereka menabrak karena kurang konsentrasi, sementara itu dari hasil tes urin negatif narkoba dan alkohol," ujar Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Dwi Nurmantyas, dalam keterangan persnya di Jakarta, Minggu.
Sigit memaparkan kronologis kejadian kecelakaan yang terjadi pada pukul 11.12 WIB Minggu, di Jalan M Ridwan Rais, Jakarta Pusat, arah Tugu Pejuang (terkenal dengan nama Tugu Tani), di depan Gedung Kementerian Perdagangan.
Kendaraan yang dikemudikan Susanti berjalan dari arah utara ke selatan dan ketika melaju di depan Departemen Perdagangan menabrak pejalan kaki yang berada di trotoar.
"Kecepatan kendaraan 70 kilometer perjam. Saat ini semuanya (pengemudi dan penumpang kendaraan) lagi diperiksa di Pancoran," kata Nurmantyas. Selain Susanti, terdapat tiga orang lagi di dalam Daihatsu Xenia hitam itu.
Akibat kejadian itu, sebanyak delapan orang tewas --baik di tempat kejadian maupun di rumah sakit-- dan lima orang lain dilarikan ke rumah sakit karena mengalami luka-luka.
Pihak kepolisian mengidentifikasikan para korban meninggal sebagai Moch Hudzaifah alias Ujay (16), Firmansyah (21), Suyatmi (51), Yusuf Sigit (16), Ari (2,5), Nanik Riyanti (25), Fifit Alfia Fitriasih (18) dan Wawan (18).
Jenazah korban berada di RS Cipto Mangunkusumo untuk menunggu diambil oleh pihak keluarga masing-masing.
Sedangkan untuk korban luka 5 org yaitu Ny. Siti Mukaromah (30), Moh Akbar (22), Keny (8), Indra (11), Bp Teguh Hadi Purnomo (30) dirawat di RSPAD.
Sementara itu, pengemudi mobil Afriyani Susanti dan ketiga penumpangnya yaitu Adistria Putri Grani (26), Deny Mulyana (30) dan Arisendi (34) selamat dalam kecelakaan tersebut.
sumber : antara
Kelalaian dia dalam mengendarai mobilnya berujung maut bagi delapan warga di Jalan M Ridwan Rais, Jakarta Pusat, pada Minggu (22/1), ditambah melukai secara serius lima orang pejalan kaki.
"Berdasarkan hasil sementara mereka menabrak karena kurang konsentrasi, sementara itu dari hasil tes urin negatif narkoba dan alkohol," ujar Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Dwi Nurmantyas, dalam keterangan persnya di Jakarta, Minggu.
Sigit memaparkan kronologis kejadian kecelakaan yang terjadi pada pukul 11.12 WIB Minggu, di Jalan M Ridwan Rais, Jakarta Pusat, arah Tugu Pejuang (terkenal dengan nama Tugu Tani), di depan Gedung Kementerian Perdagangan.
Kendaraan yang dikemudikan Susanti berjalan dari arah utara ke selatan dan ketika melaju di depan Departemen Perdagangan menabrak pejalan kaki yang berada di trotoar.
"Kecepatan kendaraan 70 kilometer perjam. Saat ini semuanya (pengemudi dan penumpang kendaraan) lagi diperiksa di Pancoran," kata Nurmantyas. Selain Susanti, terdapat tiga orang lagi di dalam Daihatsu Xenia hitam itu.
Akibat kejadian itu, sebanyak delapan orang tewas --baik di tempat kejadian maupun di rumah sakit-- dan lima orang lain dilarikan ke rumah sakit karena mengalami luka-luka.
Pihak kepolisian mengidentifikasikan para korban meninggal sebagai Moch Hudzaifah alias Ujay (16), Firmansyah (21), Suyatmi (51), Yusuf Sigit (16), Ari (2,5), Nanik Riyanti (25), Fifit Alfia Fitriasih (18) dan Wawan (18).
Jenazah korban berada di RS Cipto Mangunkusumo untuk menunggu diambil oleh pihak keluarga masing-masing.
Sedangkan untuk korban luka 5 org yaitu Ny. Siti Mukaromah (30), Moh Akbar (22), Keny (8), Indra (11), Bp Teguh Hadi Purnomo (30) dirawat di RSPAD.
Sementara itu, pengemudi mobil Afriyani Susanti dan ketiga penumpangnya yaitu Adistria Putri Grani (26), Deny Mulyana (30) dan Arisendi (34) selamat dalam kecelakaan tersebut.
sumber : antara
Metropolitan
- Imlek, Pemkot Jakpus Siapkan 500 Satpol PP
- Klenteng Tangerang Siapkan 30 Ribu Lilin
- Polisi Sosialisasikan Larangan Pacaran di Flyover
- SIM dan STNK Keliling DKI Jakarta Sabtu (21/1)
- Dalam Pesan Facebook-nya, Ruspitasari Tidak Ingin Dicari
- Kepergok, Pelaku Curanmor Tembak Satpam
- SIM dan STNK Keliling DKI Jakarta Jumat (20/1)
- Polda Luncurkan Mobil Anti Ranjau Paku
- Balita Tewas di Bak Penampungan Air
- SIM dan STNK Keliling DKI Jakarta Kamis (19/1)
NEWS UPDATE
- Pemerintah Targetkan Kemiskinan Turun
- Kebijakan BBM dan Subsidi Langsung Sedang Dirumuskan
- Pengurangan Kemiskinan Jadi Prioritas
- Kasus Narkoba,Wadir Narkoba Polda Sumut Dicopot
- Polisi Terdakwa Pembunuhan Diserang Keluarga Korban
- Hutan Purba Ditemukan di Cina
- Di Jakut, Sebulan 14 Orang Tewas di Jalan
- Gempa Guncang Maluku Tenggara
- Menlu Australia Mundur
- Ibu Ani :Kanker Berdampak Sosial Ekonomi



