Kamis, 20 Juni 2013

International

Korban Tewas Bom di Yaman 90 Orang

2012-05-21 23:56:00

Sedikitnya 90 tentara tewas dan lebih dari 200 orang mengalami luka-luka dalam pengeboman bunuh diri di ibukota Yaman, Sanaa, dalam acara geladi bersih parade militer menjelang peringatan Hari Persatuan Nasional.

Bom meledak pada hari Senin (21/05) tidak jauh dari Istana Presiden.

"Kami mengikuti parade, tiba-tiba terjadi ledakan dahsyat. Puluhan tentara tewas. Kami berusaha menolong mereka," kata Kolonel Amin al-Alghabati kepada kantor berita Reuters.

"Pelaku pengeboman mengenakan seragam militer. Dia memakai sabuk berisi bahan peledak," katanya.

Seorang tentara lainnya, Ahmed Sobhi mengatakan serangan itu merupakan pembunuhan massal.

"Terdapat tumpukan bagian-bagian tubuh, lengan, kaki dan kepala," tutur Sobhi.

Kementerian Pertahanan Yaman mengatakan menteri pertahanan dan panglima militer berada di lokasi parade, tetapi mereka tidak mengalami luka-luka.

Serangan terbesar

Para korban pengeboman di rawat di beberapa rumah sakit terdekat.

Menurut para pejabat keamanan, pelaku diduga adalah seorang tentara yang mengikuti geladi bersih dan meledakkan bom beberapa saat sebelum Menteri Pertahanan Nasser Ahmed dan panglima angkatan bersenjata dijadwalkan menemui para tentara.

Sebagian besar korban berasal dari Satuan Keamanan Pusat, pasukan paramiliter yang dipimpin oleh Yahya Saleh, keponakan mantan Presiden Ali Abdullah Saleh.

Seorang sumber jaringan al-Qaida mengatakan kelompok tersebut berada di balik serangan. Militer Yaman saat ini gencar menggempur para petempur al-Qaida di Yaman bagian selatan.

Pengemboman hari ini tercatat sebagai serangan terbesar di Sanaa sejak Presiden Abd-Rabbuh Mansour Hadi menjabat Februari lalu.

sumber : bbc