International
Prajurit TNI Ikuti Workshop Tentang Pelanggaran Seksual di Kongo
2012-01-28 00:53:00
Dr Andre mengikuti workshop pelanggaran seksual di Kongo. (foto : puspen tni)
Satgas Kompi Zeni TNI Kontingen Garuda XX-I/Monusco Lettu Kes dr. Andreas (dokter Kontingen Garuda) mengikuti workshop tentang pelanggaran dan pelecehan seksual di daerah penugasan yang diselenggarakan oleh Monusco (Mission de I'Organisation de republic des Nation Unies Pour la Stabilisation en Republique Democratique du Congo), bertempat di Eastern Integrated HQ Conference Room, Goma Demokratik Republik of Kongo.
Workshop yang diselenggarakan selama dua hari 25 - 26 Januari 2012 tersebut, diikuti oleh seluruh perwakilan kontingen dan berjumlah 40 orang yang berada di jajaran Brigade Ituri, Brigade Nort Kivu, Brigade South Kivu diantaranya Kontingen Indonesia, Nepal, Uruguay, Bangladesh, Pakistan, Afrika Selatan, Maroko, Tunisia, Mesir dan India.
Menurut Perwira Penerangan Konga XX-I/Monusco Lettu Cku Sulikan tujuan diselenggarakannya Workshop untuk mengingatkan setiap personel militer PBB yang bertugas di Kongo, agar selalu menegakkan standar professional yang paling tinggi dan harus memperlakukan penduduk lokal dengan rasa hormat dan bermartabat serta melindungi setiap warga Negara penduduk setempat, khususnya kelompok peka seperti anak-anak dan wanita.
Workshop yang diselenggarakan selama dua hari 25 - 26 Januari 2012 tersebut, diikuti oleh seluruh perwakilan kontingen dan berjumlah 40 orang yang berada di jajaran Brigade Ituri, Brigade Nort Kivu, Brigade South Kivu diantaranya Kontingen Indonesia, Nepal, Uruguay, Bangladesh, Pakistan, Afrika Selatan, Maroko, Tunisia, Mesir dan India.
Menurut Perwira Penerangan Konga XX-I/Monusco Lettu Cku Sulikan tujuan diselenggarakannya Workshop untuk mengingatkan setiap personel militer PBB yang bertugas di Kongo, agar selalu menegakkan standar professional yang paling tinggi dan harus memperlakukan penduduk lokal dengan rasa hormat dan bermartabat serta melindungi setiap warga Negara penduduk setempat, khususnya kelompok peka seperti anak-anak dan wanita.
International
- Pemimpin Aborigin Minta Maaf Atas Aksi Warganya
- Warga Mesir Rayakan Revolusi
- Uni Eropa Setujui Embargo Minyak Iran
- Miliarder AS Warren Buffett Rayakan Imlek
- 150 Orang Tewas Akibat Bom di Nigeria
- Kelahiran Bayi di Asia akan Meningkat di Tahun Naga
- Korut akan Terima Bantuan Pangan Korsel
- SBY : Jika Menyangkut Kedaulatan Lakukan Self Defence
- Direktur Perlindungan WNI Kunjungi TNI di Lebanon
- ABK Concordia asal Indonesia Kembali ke Tanah Air
NEWS UPDATE
- Pemerintah Targetkan Kemiskinan Turun
- Kebijakan BBM dan Subsidi Langsung Sedang Dirumuskan
- Pengurangan Kemiskinan Jadi Prioritas
- Kasus Narkoba,Wadir Narkoba Polda Sumut Dicopot
- Polisi Terdakwa Pembunuhan Diserang Keluarga Korban
- Hutan Purba Ditemukan di Cina
- Di Jakut, Sebulan 14 Orang Tewas di Jalan
- Gempa Guncang Maluku Tenggara
- Menlu Australia Mundur
- Ibu Ani :Kanker Berdampak Sosial Ekonomi



