International
Korban Tewas Minuman Keras Bertambah, Menjadi 143 Tewas
2011-12-16 01:03:30
Korban Tewas Minuman Keras Bertambah, Menjadi 143 Tewas
Pihak berwenang India mengatakan sedikitnya 143 orang tewas setelah meminum miras beracun yang bukan buatan pabrik di sebuah desa di India Timur.
Para pejabat mengatakan warga di Sangrampur, negara bagian Benggala Barat, membeli minuman beralkohol (miras) murah hari Selasa malam (13/12) dan jatuh sakit dalam waktu beberapa jam kemudian. Mereka mengeluh sakit perut dan muntah-muntah.
Para pejabat India mengatakan hari Kamis bahwa sedikitnya 143 orang telah meninggal dunia setelah meminum minuman keras yang tercemar dengan racun di bagian timur laut negara itu.
Korban yang kebanyakan buruh harian dan pegawai miskin, jatuh sakit setelah membeli alkohol murah dari pedagang gelap hari Selasa di daerah Parganas, negara bagian Benggala Barat.
Seorang reporter di Kolkata memberitahu VOA, pihak berwenang bergegas membawa 70 orang yang sakit parah ke berbagai rumah sakit di ibukota negara bagian itu.
Warga desa yang marah akibat kematian itu menghancurkan sebuah gudang yang dicurigai menjual miras tercemar itu. Pihak berwenang mengatakan empat orang telah ditahan dalam kasus ini.
Menurut para pejabat, polisi telah menangkap tujuh orang yang dituduh membuat dan mengedarkan minuman keras tercemar, sementara pihak berwenang melanjutkan pencarian terhadap seorang lelaki yang disebut-sebut memasoknya.
Pihak berwenang memperingatkan jumlah korban tewas kemungkinan akan bertambah, karena puluhan korban lainnya masih dirawat akibat keracunan minuman keras di rumah-rumah sakit setempat.
Menteri Utama Benggala Barat Mamata Banerjee hari Kamis bertekad akan menindak keras para pembuat minuman keras ilegal.
Pembuat bir terlarang di India sering mencampur miras dengan berbagai zat kimia untuk meningkatkan kadar alkoholnya dan menjual minuman murah itu kepada warga miskin dan para petani.
Alkohol beracun menewaskan ratusan orang di India setiap tahun. Insiden minuman keras beracun serupa pada tahun 2009 menewaskan sedikitnya 112 orang di India Timur.
sumber : voa indonesia
foto : ap
- Minum Minuman Keras, 33 Orang Tewas, 100 Dirawat di Rumah Sakit
- Kopassus Berlatih Sambil Berbakti pada Masyarakat Perbatasan
- Bendera Palestina Berkibar di Kantor UNESCO
- Korban Granat di Belgia, Jadi 5 Tewas, 119 Terluka
- Serangan Granat di Stasiun Bus Belgia
- Iran Tolak Kembalikan Pesawat Mata-mata Amerika
- Anggota MPR Kunjungi Markas TNI di Lebanon
- Obama: Amerika Ingin Iran Kembalikan Pesawat Tanpa Awak
- PBB : Korban Tewas di Suriah Mencapai 5000 Orang
- Belanda Secara Resmi Meminta Maaf Soal Rawagede
- Jelang Kenaikan Harga Pertamina Jamin Stok BBM Aman
- Presiden Tunggu Laporan Tim Sosialisai Sebelum Naikkan Harga BBM
- Polisi Tahan Tanker Angkut Solar Ilegal
- Presiden Sudah Tandatangani APBN-P 2013
- Menkeu:BLSM Dicairkan per Dua Bulan Mulai Juli
- BLSM Akan Dibagi Secara Bertahap
- Pengumuman Kenaikan Harga BBM Tunggu Proses Administrasi
- Wapres Boediono: BLSM Tak Terkait Kepentingan Parpol
- Kemenkeu Bantah Ada Pembayaran Rp38 Triliun ke IMF
- Kenaikan Tarif Angkutan Dibatasi 10-20 Persen


