Minggu, 20 Mei 2012
Broadcast Journalism Training

International

Prajurit TNI Rayakan Idul Adha di Lebanon dan Haiti

2011-11-07 15:18:19

 

Kumandang gema takbir prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Yonmek Kontingen Garuda XXIII-E/UNIFIL atau Indonesia Battalion (Indobatt) saat merayakan Hari Raya Idul Adha 1432 H yang dilaksanakan secara serentak di tiga daerah operasi Indobatt di Lebanon Selatan, Minggu (6/11).

Perayaan diawali dengan pelaksanaan sholat Idul Adha pada pukul 07.00 waktu setempat di tiga wilayah operasi Indobatt, yaitu di Markas Batalyon (Kompi Mekanis Delta, Kompi Mekanis Eagle, Kompi Bantuan dan Mayon), UN Position 7-1, Adshit Al Qusayr, di Markas Kompi Mekanis Alpha, El Addaiesse UN Position 9-63 dan di Markas Kompi Mekanis Charlie, Az Ziqiyah UN Position 9-2.

Pelaksanaan sholat Idul Adha bagi prajurit TNI yang berada di Markas Batalyon dipusatkan di Rubb Hall Kompi Bantuan. Usai pelaksanaan sholat Idul Adha, acara dilanjutkan dengan ceramah keagamaan dengan menampilkan penceramah Pabintal Indobatt, Mayor Sus Achmad Evi Mukafi, S.Ag.

Sholat Idul Adha diikuti oleh Komandan Indobatt Letkol Inf Hendy Antariksa, Wadan Letkol Mar Harnoko, para perwira staf, para Komandan Kompi dan segenap prajurit TNI yang sedang mengemban misi perdamaian PBB di wilayah Lebanon Selatan.

Haiti

Prajurit TNI yang tergabung dalam Pasukan Garuda XXXII-A/Minustah (Mission des Nations Unies pour la Stabilisation en Haïti) secara serentak melaksanakan peringatan Hari Raya Idul Adha 1432 H di Haiti. Kegiatan ini dilaksanakan di dua tempat secara bersamaan pada hari Minggu pagi, tanggal 6 November 2011.

Idul Adha yang merupakan hari besar umat Islam kedua setelah Idul Fitri, tetap dilaksanakan dalam suasana yang sederhana dan tetap khidmat oleh pasukan garuda di Haiti. Kendati sangat sibuk dalam tugas-tugas harian Minustah, Kontingen Garuda tetap mengagendakan acara peringatan Hari Raya Idul Adha 1432 H di Haiti meskipuan dalam kondisi yang masih transisi, namun  pelaksanaaan acara tersebut dapat dilaksanakan di dua tempat yang berbeda, yaitu di Port Au Prince dan Gonaives.

Saat ini, kekekuatan personel garuda terbagi menjadi dua dari 167 total personel. Yang pertama, 89 personel berada di Gonaives dibawah pimpinan Dansatgas Letkol Czi Winarno (Akmil 1993) dalam rangka pembangunan Camp Indonesia yang masih dalam proses. Yang kedua, 63 personel masih berada di Transit Camp, Port Au Prince dibawah pimpinan Wadansatgas Mayor Czi Yudho Widiharto (Akmil 1998). Serta 15 personel berada di Port De Paix dibawah pimpinan Lettu Czi Shobirin Setio Utomo (Akmil 2005) dengan alat berat zeni membantu dan mensuport kegiatan dari Kontingen Chili.