Minggu, 20 Mei 2012
Broadcast Journalism Training

Features

Menunggu 30 tahun untuk menikah

2012-02-15 22:09:00

Pria Vietnam, Pham Ngoc Canh, dan Ri Yong-hui dari Korea Utara menunggu 30 tahun untuk mewujudkan cintanya karena situasi politi

Pasangan Vietnam dan Korea Utara ini pertama kali bertemu pada tahun 1971 ketika seorang pria asal Vietnam pergi ke Korea Utara untuk belajar Kimia.

Pria tersebut, Pham Ngoc Canh, langsung jatuh cinta dengan Ri Yong-hui di laboratorium Hamhung.

Tahun 1973, dia meninggalkan Korea Utara dan selama 30 tahun mereka berkomunikasi dalam bahasa Korea dengan bantuan ibu Yong-hui.

Pemerintah Korea Utara melarang warganya berhubungan dengan orang asing.

Sebagai penterjemah untuk tim olahraga, Canh berkunjung ke Korea Utara beberapa kali.

Dia mendapat informasi Ri Yong-hui, yang bekerja di sebuah pabrik pupuk, sudah menikah atau meninggal.

Namun Canh tak percaya. Dalam surat terakhir yang dia terima tahun 1992, Ri Yong-hui mengatakan mereka mungkin sudah tua namun cinta mereka tetap muda.

Tahun 2001, Canh mendengar delegasi politisi Vietnam akan berkunjung Ke Pyongyang.

Dia menulis surat kepada presiden dan menteri luar negeri bahwa dia sudah menanti selama 30 tahun untuk menikah dengan Ri Yong-hui. Beberapa bulan kemudian mereka mendapat restu untuk menikah.

Pernikahan mereka pada tahun 2002 dihadiri sekitar 700 tamu dan banyak yang menangis terharu mendengar kisah cinta mereka yang panjang dan berbeli-belit namun berakhir indah.

Kini pada usia 60-an, Canh dan istrinya hidup di sebuah flat sederhana di ibukota Vietnam, Hanoi.

Canh menegaskan, "Perasaan saya kepadanya tetap sama, tidak berubah." Dia pernah membawa 40 pucuk suratnya dan Yong-hui ke Kedutaan Besar Korea Utara untuk meyakinkan cintanya pada warga Korea Utara.

sumber : bbc