Crime Story
Pembunuhan
Polisi Kejar Pembunuh Suami Istri
2012-03-31 21:44:00
Kepolisian Resor Kota Surabaya dan Polsek Wonocolo sudah mengantongi identitas pelaku pembunuhan terhadap pasangan suami istri di Surabaya yang terjadi pada Kamis, 29 Maret 2012.
"Identitas sudah kami kantongi, tapi tidak bisa kami publikasikan. Sebab ini rahasia dan menjadi fokus pengejaran aparat," ujar Wakasat Reskrim Polrestabes Surabaya Komisaris Polisi Sudamiran Sabtu (31/3) kepada wartawan di Surabaya.
Pihaknya saat ini masih serius dan konsentrasi memburu pelaku yang diyakini sudah berada di luar kota Surabaya.
Tim yang diterjunkan juga masih berusaha memburunya.
Ia mengatakan, kasus tersebut kemungkinan berlatar belakang persoalan dendam.
Menurut dia, dari hasil pemeriksaan sementara dan identifikasi, tidak ditemukan tanda-tanda pencurian.
Di lokasi kejadian, sepeda motor milik korban dibiarkan dan tidak ada satu pun benda berharga yang hilang. Selain itu, ia memperkirakan pelaku hanya satu orang.
"Itu masih dugaan kuat, kami belum bisa memastikannya sampai pelaku benar-benar tertangkap dan dimintai keterangan," kata Sudamiran.
Dugaan motif dendam semakin kuat karena korban ternyata pernah terlibat kasus pertengkaran dengan rekannya hingga ke ranah kepolisian, meski akhirnya bisa diselesaikan dengan jalan damai.
Seperti diberitakan, kasus pembunuhan terhadap pasangan suami istri Syaiful Anwar (40) dan Winarsih (38) terjadi di kawasan Ngagel Mulya Surabaya, Kamis siang. Keduanya ditemukan tergeletak di pinggir jalan dalam keadaan tidak bernyawa dengan luka serius.
Berdasar informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, kedua korban berboncengan menggunakan sepeda motor hendak menuju pasar membeli keperluan untuk peternakan bebek yang dimilikinya.
Di tengah jalan, korban diduga sudah diincar oleh pelaku dan membuntutinya hingga jalan sepi. Menggunakan senjata tajam jenis celurit, keduanya dibunuh dan pelaku melarikan diri.
sumber : antara
"Identitas sudah kami kantongi, tapi tidak bisa kami publikasikan. Sebab ini rahasia dan menjadi fokus pengejaran aparat," ujar Wakasat Reskrim Polrestabes Surabaya Komisaris Polisi Sudamiran Sabtu (31/3) kepada wartawan di Surabaya.
Pihaknya saat ini masih serius dan konsentrasi memburu pelaku yang diyakini sudah berada di luar kota Surabaya.
Tim yang diterjunkan juga masih berusaha memburunya.
Ia mengatakan, kasus tersebut kemungkinan berlatar belakang persoalan dendam.
Menurut dia, dari hasil pemeriksaan sementara dan identifikasi, tidak ditemukan tanda-tanda pencurian.
Di lokasi kejadian, sepeda motor milik korban dibiarkan dan tidak ada satu pun benda berharga yang hilang. Selain itu, ia memperkirakan pelaku hanya satu orang.
"Itu masih dugaan kuat, kami belum bisa memastikannya sampai pelaku benar-benar tertangkap dan dimintai keterangan," kata Sudamiran.
Dugaan motif dendam semakin kuat karena korban ternyata pernah terlibat kasus pertengkaran dengan rekannya hingga ke ranah kepolisian, meski akhirnya bisa diselesaikan dengan jalan damai.
Seperti diberitakan, kasus pembunuhan terhadap pasangan suami istri Syaiful Anwar (40) dan Winarsih (38) terjadi di kawasan Ngagel Mulya Surabaya, Kamis siang. Keduanya ditemukan tergeletak di pinggir jalan dalam keadaan tidak bernyawa dengan luka serius.
Berdasar informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, kedua korban berboncengan menggunakan sepeda motor hendak menuju pasar membeli keperluan untuk peternakan bebek yang dimilikinya.
Di tengah jalan, korban diduga sudah diincar oleh pelaku dan membuntutinya hingga jalan sepi. Menggunakan senjata tajam jenis celurit, keduanya dibunuh dan pelaku melarikan diri.
sumber : antara
Crime Story
- Gara-gara Tanah, Istri Bunuh Suami di Bekasi
- Maksud Hati Pinjam Uang, Malah Dirampok
- Komplotan Penipu " Anak Masuk Rumah Sakit" Ditangkap
- Pembantu Dianiaya Selama 25 Tahun di Medan
- Perempuan Bisu Tinggalkan Bayinya di Salon
- Perampok Nyamar Perbaiki Air PAM
- Perancang Perampokan 4 Toko Emas Ditangkap
- Anak Penjagal Satu keluarga Ikut Dibui
- Jejak Darah Setelah Berita
- Melacak Pembunuh dengan Kecanggihan Teknologi
NEWS UPDATE
- Kementerian ESDM Sosialisaikan Kenaikan BBM Lewat SMS
- Jelang Kenaikan Harga Pertamina Jamin Stok BBM Aman
- Presiden Tunggu Laporan Tim Sosialisai Sebelum Naikkan Harga BBM
- Polisi Tahan Tanker Angkut Solar Ilegal
- Presiden Sudah Tandatangani APBN-P 2013
- Menkeu:BLSM Dicairkan per Dua Bulan Mulai Juli
- BLSM Akan Dibagi Secara Bertahap
- Pengumuman Kenaikan Harga BBM Tunggu Proses Administrasi
- Wapres Boediono: BLSM Tak Terkait Kepentingan Parpol
- Kemenkeu Bantah Ada Pembayaran Rp38 Triliun ke IMF


