Crime Story
Usai Merampok ,Tertangkap Akibat Terjatuh dari Loteng
2012-02-08 07:44:00
ilustrasi
Berbuat jahat pasti ada balasannya. Mungkin kalimat itu cocok bagi Agus Hidayat asal Boyolali ini.
Impian mendapat uang dari hasil rampokan tiga unit telepon genggam buyar sudah. Padahal tiga telepon genggam tersebut sudah berada di dalam genggamannya.
Kisahnya berawal dari upaya Agus untuk mendapatkan uang dengan mudah tanpa harus bekerja keras. Ia pun nekat merampok seorang warga yang berada di dalam rumah di Jalan Sutan Syahrir, Gondangdia, Menteng, Jakarta Pusat Selasa (7/2).
Untuk bisa melaksanakan aksinya, tersangka naik ke atap rumah, kemudian turun ke lantai dua. Ia pun masuk ke dalam kamar korban Siti. Siti yang terbangun ,langsung ditodongkan pisau.
Agus pun mengancam akan membunuh jika ia tidak diberi tiga telepon genggam milik korban. Siti yang sudah ketakutan segera menyerahkan harga kesayangannya tersebut.
Tersangka pun langsung keluar dari kamar dan kembali masuk loteng naik seperti jalan masuk semula.
Saat Agus melarikan diri, Siti langsung berteriak. Terikan Situ didengar Sarno penghuni rumah. Sarno pun mencoba mendatangi arah teriakan, belum sampai di kamar Siti, Sarno mendengar suara benda terjatuh.
Kerabat Siti ini langsung berlari menghampiri benda tersebut, yang ternyata adalah Agus. Tersangka pun langsung terkulai, akibat kakinya patah jatuh dari ketinggian sekitar tiga meter.
Agus pun harus menderita kerugian lebih besar jika dibandingkan harga tiga telepon genggam yang dirampoknya.
Petugas Polsek Metro Menteng yang menanganinya membawa tersangka ke RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.
Impian mendapat uang dari hasil rampokan tiga unit telepon genggam buyar sudah. Padahal tiga telepon genggam tersebut sudah berada di dalam genggamannya.
Kisahnya berawal dari upaya Agus untuk mendapatkan uang dengan mudah tanpa harus bekerja keras. Ia pun nekat merampok seorang warga yang berada di dalam rumah di Jalan Sutan Syahrir, Gondangdia, Menteng, Jakarta Pusat Selasa (7/2).
Untuk bisa melaksanakan aksinya, tersangka naik ke atap rumah, kemudian turun ke lantai dua. Ia pun masuk ke dalam kamar korban Siti. Siti yang terbangun ,langsung ditodongkan pisau.
Agus pun mengancam akan membunuh jika ia tidak diberi tiga telepon genggam milik korban. Siti yang sudah ketakutan segera menyerahkan harga kesayangannya tersebut.
Tersangka pun langsung keluar dari kamar dan kembali masuk loteng naik seperti jalan masuk semula.
Saat Agus melarikan diri, Siti langsung berteriak. Terikan Situ didengar Sarno penghuni rumah. Sarno pun mencoba mendatangi arah teriakan, belum sampai di kamar Siti, Sarno mendengar suara benda terjatuh.
Kerabat Siti ini langsung berlari menghampiri benda tersebut, yang ternyata adalah Agus. Tersangka pun langsung terkulai, akibat kakinya patah jatuh dari ketinggian sekitar tiga meter.
Agus pun harus menderita kerugian lebih besar jika dibandingkan harga tiga telepon genggam yang dirampoknya.
Petugas Polsek Metro Menteng yang menanganinya membawa tersangka ke RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.
Crime Story
- Polisi Tangkap Pembunuh Bos PT Sanex Steel Indonesia
- Diduga Gangguan Jiwa, Ayah dan Dua Saudara Dibacok
- Perencana Pembantai Keluarga Pengusaha Garam Divonis Seumur Hidup
- Sopir Angkot Memerkosa Penumpangnya Juga Terjadi di Medan
- Pagi Merampok, Sore Tewas Ketabrak Mobil
- Polisi Tembak Tersangka Perampok Angkot
- Tabrak Gerobak Sampah,Dua Perampas Mobil Ditangkap
- Ribuan Ekstasi Disimpan di Paha dan Pinggang
- Sedang Pesta Shabu, Penyanyi Dangdut Ditangkap Polisi
- Maling Gasak Empat Ban Mobil Kabid Humas Polda Sumatera Utara
NEWS UPDATE
- Gunung Salak dan Pesawat Terbang
- Polda Undang Semua Cagub dan Cawagub
- Polisi akan Bubarkan Konser Lady Gaga
- Tidak Ditahan Meski Sudah Divonis 2 Tahun Penjara
- Konser Lady Gaga Tak Dapat Rekomendasi Polda Metro Jaya
- Oknum Polisi Nyaris Serang Terdakwa
- Anggun Akan Tampil di Eurovision Song Contest 2012
- Kotak Hitam Sukhoi Masih Dicari
- Manchester City Juara Liga Inggris
- Posko Evakuasi Dipindahkan



