Minggu, 20 Mei 2012
Broadcast Journalism Training

Crime Story

Polisi Bunuh Diri,4 Saksi Diperiksa

2011-07-27 11:29:59

Petugas Mapolsekta Medan Baru empat saksi dalam kasus dugaan bunuh diri anggota reserse Ditreskrim Polda Sumut Bripka Dolly Fransiskus Napitupulu.

Hingga hari ini Rabu (27/7) petugas kepolisian masih melakukan penyelidikan penyebab dugaan bunuh diri Bripka Dolly Fransiskus Napitupulu.

Empat saksi yang telah diperiksa tersebut adalah dua pegawai toko mas milik keluarga korban, adik korban dan seorang teman pegawai toko mas tersebut. Ke empat saksi tersebut berada dilokasi kejadan

Bripka Dolly Fransiscus Napitupulu, anggota Ditsersekrim Polda Sumatera Utara, Selasa malam (26/7) ditemukan tewas di dalam kamar rumahnya merangkap toko penjualan emas tariganta di Jalan Iskandar Muda no 1 D, medan dengan kondisi mengenaskan.

Ketika ditemukan, jenazah pria berusia 40 tahun berlumuran darah setelah kepala bagian kanan persis di dekat alis matanya tertembus peluru dari senjata miliknya.Dari sejumlah bukti yang ditemukan di lokasi kejadian, diduga kuat korban tewas akibat bunuh diri.

Direktur reserse kriminal Polda Sumatera Utara Komisaris Besar Polisi Agus Andrianto menjenguk jenazah anak buahnya di rumah Sakit Herna mengungkapkan, fakta lain yang menguatkan dugaan tersebut setelah petugas yang melakukan penyelidikan juga menemukan secarik surat tulisan tangan korban sendiri.

“Dalam surat tersebut tertulis permintaan maaf almarhum atas kesalahannya. Mungkin itu sengaja dibuatnya sebelum ia mengakhiri hidupnya" kata Agus Andrianto.

Kendati demikian, lanjut Agus, kini pihaknya masih menunggu hasil otopsi tim medis.

" Kita juga belum tahu motif aksi nekad almarhum sehingga harus mengambil jalan pintas. Nanti kita akan memeriksa saksi untuk dimintai keterangan mereka termasuk istri korban"  ujar agus seraya menjelaskan dari keterangan sementara Dolly bunuh diri karena depresi menghadapi permasalahan rumah tangganya.(yud)