Minggu, 20 Mei 2012
Broadcast Journalism Training

Crime Story

Polisi Tewas Tembak Kepala Sendiri

2011-07-27 00:16:06

Bripka Dolly Fransiscus Napitupulu, anggota Ditsersekrim Polda Sumatera Utara, rabu malam (26/7) ditemukan tewas di dalam kamar rumahnya merangkap toko penjualan emas tariganta di Jalan Iskandar Muda no 1 D, medan dengan kondisi mengenaskan.

Ketika ditemukan, jenazah pria berusia 40 tahun berlumuran darah setelah kepala bagian kanan persis di dekat alis matanya tertembus peluru dari senjata miliknya.Dari sejumlah bukti yang ditemukan di lokasi kejadian, diduga kuat korban tewas akibat bunuh diri.

Direktur reserse kriminal Polda Sumatera Utara Komisaris Besar Polisi Agus Andrianto menjenguk jenazah anak buahnya di rumah Sakit Herna mengungkapkan, fakta lain yang menguatkan dugaan tersebut setelah petugas yang melakukan penyelidikan juga menemukan secarik surat tulisan tangan korban sendiri.

“Dalam surat tersebut tertulis permintaan maaf almarhum atas kesalahannya. Mungkin itu sengaja dibuatnya sebelum ia mengakhiri hidupnya" kata Agus Andrianto.

Kendati demikian, lanjut Agus, kini pihaknya masih menunggu hasil otopsi tim medis.

" Kita juga belum tahu motif aksi nekad almarhum sehingga harus mengambil jalan pintas. Nanti kita akan memeriksa saksi untuk dimintai keterangan mereka termasuk istri korban"  ujar agus seraya menjelaskan dari keterangan sementara Dolly bunuh diri karena depresi menghadapi permasalahan rumah tangganya.

Sementara itu, di Rumah Sakit Herna di Jalan TD  Pardede,  sejumlah keluarga korban yang terus berdatangan tampak berduka. Isak tangis dan histeris anggota keluarga korban terlihat menghiasi proses otopsi korban di ruang jenazah. P Napitupulu, orangtua Dolly yang terlihat berada di kerumunan keluarga lainya mengaku, jenazah putranya itu pertama kali ditemukannya tergeletak dengan berlumuran darah dikamarnya sekitar pukul 19.00 wib.

"Karena mata saya sudah rabun saya sempat mengira itu bukan Dolly, tapi setelah saya perhatikan lagi, ternyata itu anak saya" kenang pria tua ini sambil menghapus air matanya.

Hingga tengah malam tadi, polisi masih terus melakukan penyelidikan di tkp yang telah dipasang garis pembatas polisi. Ratusan warga juga masih tampak terus berkerumun di sekitar lokasi. Rencananya, usai menjalani proses otopsi, jenajah dolly napitupulu akan dibawa ke kampung halamannya untuk dimakamkan. (yud)